Latest Post


 Hanlyn Multi Global
Kita mungkin pernah mendengar tentang istilah Big Data. Dari berbagai pembicaraan dan diskusi, mungkin istilah big data sering di kaitkan dengan hukum 3V yaitu Volume (Ukuran), Velocity, (Kecepatan) dan Variety (Jenis). Kehadiran big data menjadi perhatian masyarakat di dunia, karena mengakibatkan disrupsi di berbagai bidang. Terkait penggunaannya sendiri, kontroversi antara dampak baik dan buruknya masih terus berlanjut dari berbagai sudut pandang ahli. Karena katanya, dari segi positifnya, big data dan analisisnya bisa menjadi alat yang jitu untuk perkembangan bisnis dan tujuan-tujuan pemerintahan.  Tetapi di sisi negatifnya, big data bisa menjadi ancaman, berkenaan masalah privasi dan penyalahgunaan lainnya. Seperti teknologi lainnya yang akan bermanfaat jika berada di tangan yang tepat dan sebaliknya. Namun sekarang kita tidak akan fokus membahas hal tersebut, melainkan ingin coba mengulik dampak positif apa yang bisa di dapatkan di bidang bisnis dengan pemanfaatan big data. Jadi sebenarnya apa itu big data, bagaimana perkembangannya dan pengaruhnya untuk sebuah bisnis? Lebih lengkapnya mari kita bahas.

Apa itu Big Data?
Banyak pihak yang mencoba mendefinisikan istilah big data.
Misalnya seperti yang di kemukakan oleh Gartner :
“Big data is high-volume, high-velocity and high-variety information assets that demand cost-effective, innovative forms of information processing for enchanced insight and decision making”
Atau definisi lain dari Teradata dan Hortonworks adalah sebagai berikut (dalam bahasa Indonesia) :
“Big Data adalah gerakan atau inisiatif organisasi-organisasi untuk mengambil, menyimpan, memproses dan menganalisa data-data yang sebelumnya tidak memungkinkan atau tidak ekonomis untuk diambil, disimpan, diproses dan dianalisa”
Kita tidak bisa menyalahkan satu definisi dengan definisi lainnya karena sudut pandang yang di gunakan berbeda tetapi tetap mengandung unsur dari big data itu sendiri.
Jadi untuk lebih mudahnya, secara umum big data adalah kumpulan informasi dalam jumlah yang sangat besar, rumit, dan tidak terstruktur sehingga pada awalnya  tidak memungkinkan di simpan, diproses dan dianalisa untuk menjadi suatu pengetahuan dam pengambilan keputusan jika hanya menggunakan database biasa, sehingga akhirnya di kumpulkan oleh perusahaan maupun organisasi menggunakan sistem teknologi.
Berbicara tentang 3 prinsip/karakteristik big data, Volume (Ukuran), meledaknya volume data yang ingin disimpan atau diproses oleh suatu organisasi menjadi salah satu masalah utama yang ingin di pecahkan oleh teknologi big data. Berbeda dengan sekedar network storage, big data tidak hanya menyediakan solusi untuk menyimpan data, tapi juag mengola dan menganalisai data dalam volume yang sangat besar. Yang kedua tentang Velocity (kecepatan) yang dimaksud adalah kecepatan data yang dibuat. Permasalahan ini berkaitan erat dengan volume data, karena biasanya kecepatan berbanding lurus dengan volume data. Jadi big data juga berusaha memecahkan masalah data yang tidak hanya dapat di simpan dan di kelola dalam jumlah besar tetapi juga bisa juga di kelol dengan lebih cepat dan bahkan realtime. Dan terakhir, yakni Variety (Jenis), yaitu permasalahan yang terjadi akibat banyaknya jenis data, baik itu dari format file data yang masuk ataupun dari sisi datanya sendiri. Masalah ini tidak bisa di pecahkan oleh database atau data warehouse/ platform tradisional.

Apa Dampaknya Pada Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0
Jadi apa hubungannya dengan bisnis di era Revolusi 4.0?
Sejak tahun 2011, bisa dikatakan kita telah memasuki Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi, dan batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya melalui teknologi informasi dan komunikasi. Big data semakin berkembang, salah satunya karena meningkatnya pengguna internet. Hal ini berdapak besar kepada berbagai bidang, tak terkecuali dibidang bisnis. Contoh penggunaan big data di bidang bisnis misalnya data profil pengguna sosial media misalnya facebook, twitter, Instagram dipadukan dengan data perusahaan penjualan atau data pelanggan yang sudah ada di relasional database. Sehingga, analisis untuk melakukan strategi marketing yang jitu bisa di dapatkan. Selain itu, personalisasi aplikasi dan situs pencarian sesuai kecenderungan penggunanya merupakan salah satu bentuk penerapan big data. Tidak hanya menjadikan analisis yang bersifat deskriptif, big data juga memungkinkan untuk analisis prediktif bahkan bisa memungkinan menjadi preskriptif. Karena untuk bertahan atau mendapatkan keunggulan kompetitif dengan pelanggan, perusahaan harus menambahkan lebih banyak macam produk dan tentu mereka harus mengetahui bagaimana produk tersebut cocok dengan pelanggan dan bagaimana cara menyampaikannya kepada pelanggan. Jadi bisa dibilang bahwa big data memiliki peranan yang sangat besar bagi suatu bisnis. Dengan karakteristik big data yang telah di jelaskan di awal yakni 3V : Volume (Ukuran), Velocity, (Kecepatan) dan Variety (Jenis) kita bisa membayangkan bahwa teknologi big data ini memiliki prospektus yang besar bagi kemajuan suatu masyarakat, sehingga perlu di kembangkan dengan baik di Indonesia. Tentunya dengan penggunaan yang bijak dan regulasi yang tepat untuk mengurangi dampak negative yang bisa di timbulkan.




Saat ini, internet hampir bisa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Mulai dari arus informasi, hingga penggunaan mesin bisa diotomatisasi melalui internet. Semua menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Hal ini memberikan pengaruh besar terhadap cara kerja sistem-sistem masyarakat terutama pada aspek ekonomi. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2016 tercatat lebih dari 73 juta pengguna aktif internet  dan pada tahun 2014 transaksi e-commerce mencapai $12 Milyar atau Rp. 150 Triliun. Dan tahukah kamu kalau masyarakat Indonesia termasuk dalam urutan ke 6 pengguna internet terbesar didunia pada tahun 2018?



Lalu apa artinya?
Jangan lupa bahwa kita tengah berhadapan dengan era ekonomi 4.0. Persaingan ditingkat dunia harus kita hadapi dengan persiapan matang.  Untuk mempersiapkan Indonesia 4.0, kabarnya saat ini pemerintah tengah gencar meningkatkan infrastruktur internet. Seperti program Internet cepat di semua kabupaten dengan pembangunan Palapa Ring di barat (Indonesia) yang sudah beroperasi, tengah 77 %, sementara timur masuk 46%. Secara kecepatan internet, harus diakui bahwa di antara negara ASEAN, Indonesia berada di urutan nomor 4 setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Tentu pembangunan internet di Indonesia tidaklah mudah krena Indonesia memiliki ribuan pulau. Selain itu, tidak lupa peningkatan keamanan informasi dan optimasisi tata kelola internet juga dilakukan. Karena tentu saja, internet memiliki resiko keamanan jika tidak terkelola dengan baik.
Terkait bisnis, saat ini ada 4 startup besar Indonesia yang nilai valuasinya sudah lebih besar dari kapitaliasai pasar empat perusahaan seluler. Dari sisi aplikasi maupun pendirian unicorn-unicorn ini sekitar 30 tahun lebih muda dari pada perusahaan seluler.  Jumlah perusahaan  rintisan yang menjadi unicorn pada tahun 2004-2017 terus mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan bahwa sector e-commerce sanagt besar mendorong UKM dan perekonomian nasional. Contohnya Go Food yang bisa menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru. Contoh lainnya di bidang marketplace seperti Bukalapak.
Bagi kita yang memiliki fokus dalam dunia bisnis, hal ini tentu bisa menjadi peluang yang menjanjikan. Kita hanya perlu lebih jeli dalam memanfaatkan potensi internet kepada bisnis kita. Misalnya dari segi pemasaran dan branding. Kita perlu belajar dari startup-starup besar di Indonesia saat ini. Mereka memanfaatkan hampir semua tools digital marketing mulai dari website, iklan media sosial, konten, logo dll untuk meningkatkan brand awareness. Hingga saat ini, identitas perusahaan asing-masing unicorn sangat menempel di hampir lapisan masyarakat Indonesia. Bukan berarti kita harus menggunakan semuanya, tetapi satu hal yang dapat kita pelajari yakni, pemanfaatan aset digital dengan maksimal menjadi salah satu kunci.
Jadi, tunggu apalagi? Jangan sampai kita menutup mata dengan tuntutan bisnis di era digital ini. Jika ya, rasanya akan sulit bisa bertahan dalam persaingan, apalagi memenangkannya. Banyak cara untuk merancang strategi digital marketing, kamu bisa belajar dengan mengikuti workshop atau short course digital marketing ataupun bekerjasama dengan perusahaan IT dan digital marketing di kotamu. Good luck entrepreneurs!



www.hanlynmultiglobal.com
Halo Entrepreneur Indonesia!
Bagi kamu yang baru memulai berkecimpung dalam dunia bisnis, tidak ada salahnya mencari tahu tentang apa saja kesalahan-kesalahan yang biasanya di lakukan oleh pebisnis pemula. Tentu saja hal ini supaya kita lebih siap menerima resiko dan juga tentunya belajar agar tidak terjebak pada kesalahan yang sama. Yuk langsung saja kita bahas satu persatu!

      1.       No Plan
Kesalahan pertama seorang entrepreneur pemula biasanya adalah “no plan”, alias tidak ada perencanaan yang jelas. Kami mengerti bahwa semangatmu sangat tinggi dan kamu mungkin tidak sabar untuk memulai bisnis kamu karena melihat prospek keberhasilan, prestige atau motivasi lainnya. Tetapi hal yang tidak boleh di lewatkan dan perlu siapkan adalah perencanaan. Karena perencanaan adalah jalan agar kamu bisa sampai ketujuan. Tanpa perencanaan, kamu akan bingung menentukan arah bisnis agar sesuai dengan tujuanmu di awal. Ibaratnya kamu ingin pergi ke suatu tempat tapi tidak tahu jalannya, kamu hanya mengandalkan coba-coba atau duga-duga saja, padahal kamu akan di hadapkan banyak sekali pilihan.
Pertama, kamu harus memilih transportasi jenis apa yang memungkinkan kamu sampai di tempat tujuan naik bus, kereta, mobil, motor, kapal atau pesawat. Kedua, rute mana saja yang harus dilalui, dan bagaimana cara  menempuh rute-rute tersebut, belum lagi soal biaya transport, jika tidak di hitung secara matang bisa-bisa kamu kehabisan budget sebelum sampai ke tempat tujuan . Begitulah analogi sederhananya. Nah sekarang coba bayangkan hal ini untuk sebuah bisnis. Memulai bisnis dengan sebuah plan/perencanaan bukan berarti semuanya akan berjalan mululs tanpa kesalahan, bukan itu tujuannya. Tetapi dengan perencanaan minimal kamu bisa meminimalisir untuk nyasar, atau malah menjauh dari tempat yang di tuju hingga tidak menemukan tempat yang di tuju. Saking pentingnya sebuah perencanaan, Bejamin Franklin pernah berkata, “If you fail to plan, you are planning to fail”. Dengan perencanaan, evaluasi yang kamu lakukan lebih memiliki pijakan yang jelas sehingga perbaikan effort yang akan diberikanpun bisa lebih efektif dan efisien. Jadi, lakukan riset, buat perencanaan yang cukup matang tentang bagaimana cara dan tahapan kamu mencapai goal dari bisnismu! Go Entrepreneur!

      2.       Spending Way too Much Money
Kesalahan yang kedua yakni “spending way too much money”. Sebenarnya ini bisa jadi ada kaitannya dengan perencanaan. Kamu memilih cara/jalan yang menghabiskan terlalu banyak uang padahal hal itu kurang efektif dan efisien untuk mencapai goal bisnismu. Kami mengerti bahwa setiap bisnis pasti memerlukan modal financial dan terkadang tidak sedikit yang harus di investasikan. Tetapi langkah awal yang terlalu longgar dalam pengeluaran juga bisa berakibat kurang baik jika hal ini maasih belum prioritas dan sesuai dengan tahapan pembangunan bisnismu.

      3.       Doing It Alone
Kesalahan yang tiga adalah “doing it alone”. Sebuah bisnis apapun itu hampir tidak mungkin dilakukan seorang diri jika orientasinya adalah pada pengembangan bisnis semaksimal mungkin. Karena banyak pekerjaan prioritas yang sulit di lakukan oleh satu tenaga SDM. Jika kamu seorang owner bisnis, jangan ragu untuk melimpahkan sebagian tanggung jawabmu kepada orang lain. Buang pemikiran bahwa memperkerjakan SDM itu adalah suatu hal yang merugikan. Karena apa yang akan kamu dapatkan akan sebanding bahkan lebih dari yang kamu keluarkan untuk membayar gaji sdm mu. Tentunya dalam meng-hiring karyawan harus tetap realistis dengan tahap pengembangan bisnis kamu, dan mengedepankan pemilihan SDM yang mendekati kualifikasi. Karena percuma merekrut orang tapi tidak sesuai kualifikasi, jadinya malah gabut dan menghabiskan budget. Jadi jangan melakukan semuanya sendiri, pilih jumlah sdm yang berkualitas yang bisa membantu bisnis selangkah lebih dekat dengan goals kita!

      4.       Making Things Perfect Before Launching
Ketiga, kesalahan yang sering di lakukan para entrepreneur pemula yakni berusaha membuat segala sesuatunya menjadi sempurna sebelum meluncurkan produk. Kadang, hal ini kerap di samakan dengan pembuatan planning bisnis yang telah kita bahas pada point 1. Tapi sebenarnya, ini adalah dua hal yang berbeda. Pembuatan planning tentu saja harus memiliki pijakan yang jelas, tetapi bukan berarti tidak dapat di ubah. Justru, perubahan/flexibilitas harus di lakukan jika seandainya ada asumsi-asumsi yang berubah dan berbeda dari awal pembuatan planning yang tujuannya adalah problem solving. Beda dengan ambisi membuat semuanya sempurna terlebih dahulu, hal ini akan menghambat bahkan dalam pembuatan planning hampir tidak mungkin membuat semuanya perfect. Untuk itulah diperlukan strategi dan pemilihan masalah dan prioritas serta keputusan yang tepat dalam setiap langkah yang diambil oleh perusahaan atau sebuah bisnis.

      5.       Copying Other
Kesalahan selanjutnya adalah “copying other”. Wajar, apabila kita terinspirasi oleh kesuksesan yang di raih orang lain dalam menjalankan usahanya hingga kita pun terdorong untuk membuat bisnis yang sama. Tapi ketika kita memutuskan membuat bisnis yang sama, maka saat itulah inspirator kita menjadi competitor kita. Bleajar dari dari competitor yang memiliki track record kesuksesan adalah hal yang di perlukan, karena ilmu tentang kesuksesan bisa di miliki oleh setiap orang yang mencarinya. Tetapi, jika yang kita ambil bukanlah ilmunya melainkan hanya mengcopy secara teknis, atau hasilnya maka siap-siap kalah kompetisi. Kenapa? Pertama, ini karena competitor sudah memiliki brand yang kuat dan di pilih oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Maka kamu akan kalah saing. Dan yang kedua, competitor memiliki inovasi yang berpijak pada fakta real dalam membuat produknya, sementara bagi yang mencopy saja tidak punya hal itu. Siapapun yang terus memiliki inovasi yang berpijak pada fakta real akan selalu selangkah lebih maju dan pihak yang hanya menjadi follower akan semakin menjauh dari pilihan public karena semakin kamu menjiplak, semakin kamu mengangkat nama produk dari competitor tersebut. Bahkan Jack Ma mengatakan “You should learn from your competitor, but never copy. Copy, and you die”

      6.       Not Passionate About Your Business Idea
Dan kesalahan yang terakhir berkaitan dengan passion kita di bidang bisnis yakni, “Not passionate about your business idea”. Ketika kita memulai sebuah bisnis, bukan berarti kita memiliki passion dalam ide bisnis kita. Mungkin pendekatan yang dilakukan sebelum muncul ide bisnis tertentu adalah mengenai prospektus material atau di bagian tertentu saja. Sehingga efek dorongan untuk benar-benar menggali ilmu di bidang bisnis yang di geluti dan merealisasikan bisnis tidak sebesar keinginan kita untuk menjalankan bisnisnya saja. Karena setiap bisnis memiliki bidang atau produk yang hendak di jual. Dan produk tersebut akan menjadi pijakan dasar perusahaan untuk berjalan.
Hal ini bukan berarti, sebagai pengusaha, kita mencari tahu semuanya tentang produk kita sendirian. Tentu tidak seperti itu, karena kita bisa mendelegasikan sebagian tanggung jawab kita misalnya dalam meriset produk pada tim R&D. Tetapi bagaimanapun, jika sebuah bisnis berorientasi pada persaingan jangka panjang, maka penguasaan bidang bisnis tetap di perlukan oleh owner walaupun di bantu oleh tim ahli. Oleh karena itu, passion dari sebuah ide bisnis akan berkaitan dengan effort dan ketahanan kita dalam menghadapi challenge dalam sebuah bisnis. Tanpa passion dalam ide bisnis kita, kemungkinan kita akan cepat menyerah. Oleh karena itu, selain kemampuan finansial dalam merealisasikan suatu ide bisnis, kita mungkin perlu bertanya kembali pada diri sendiri tentang tujuan kita merealisasikan ide bisnis. Sepenting dan seberharga apakah goal tersebut, tentunya bukan hanya masalah pride, tapi juga minat terhadap ide bisnis dan dampak individual maupun sosial yang ingin di dapatkan dari ide bisnis tersebut.


Hanlyn Multi Global
Indonesia tergolong negara yang masih sangat kekurangan jumlah entrepeneur di banding negara-negara lain. Berdasarkan data Global Entrepreneurship Index (GEI), Indonesia berada di urutan ke-97 dari 136 negara dan di berada di bawah Vietnam, Malaysia, dan Thailand untuk kawasan ASEAN. Tetapi, dengan munculnya berbagai startup yang mendapatkan minat masyarakat yang begitu besar nampaknya menjadi trigger adanya ratusan startup di Indonesia yang di laporkan pada tahun 2018 mencapai 992 perusahaan rintisan menurut riset Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi & Komunikasi Indonesia (MIKTI). Hal tersebut seperti menunjukan bahwa saat ini menjadi seorang entrepreneur sukses yang memulai bisnis dari bawah bukan lagi hal yang mustahil bagi siapapun yang mau memberikan effort maksimal untuk mengembangkan bisnis yang di rintis. Terutama dalam hal mentalitas belajar, kerja keras dan juga keterbukaan untuk melihat berbagai masalah serta peluang di masyarakat serta menciptakan ide-ide kreatif untuk menjawabnya. Dan tak lupa adalah peran teknologi digital yang dapat di bilang berhasil di manfaatkan oleh para founder unicorn besar di Indonesia ini. Ya benar, tanpa website dan aplikasi yang siap di download dengan mudah di google playstore atau playstore sejenis yang umum di gunakan oleh masyarakat Indonesia, antusiasme publik mungkin tidak sefantastis saat ini. Selain ketepatan menyentuh kebutuhan-kebutuhan masyarakat, memang kemudahan pengguna yang di tawarkan dalam bentuk web apps maupun aplikasi android/ios menjadi daya tarik tersendiri. Karena justru hal itu yang tidak di dapatkan oleh masyarakat saat era industri 4.0 belum se-familiar seperti sekarang. Jika kamu berencana atau sedang merintis sebuah bisnis ataupun startup, mungkin beberapa kisah perintisan startup dari founder Indonesia ini bisa menginspirasi.

      1.       Achmad Zacky—Founder Bukalapak
Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan marketplace bukalapak bukan? Bukalapak merupakan salah satu online marketplace terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara dengan pertumbuhan penjualan mencapai 20 persen per bulan dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun. Bukalapak di dirikan oleh Achmad Zacky pada pada tahun 2010. Achmad Zacky saat ini berusia 32 tahun, itu artinya ia memulai bisnisnya membangun bukalapak pada usia yang terbilang cukup muda yakni 23 tahun. Sebelum masuk kuliah di ITB, Zacky memiliki tujuan yang sederhana yakni memperoleh ijazah, memiliki pekerjaan yang bagus dan gaji yang besar. Tetapi seiring melalui masa kuliahnya, terjadi perubahan cara berpikir dalam memandang tujuan. Dalam membangun bisnisnya, Achmad Zacky berpikir untuk mendirikan sesuatu yang juga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Kemudian akhirnya ia memutuskan untuk membuat situs yang bisa memfasilitasi penjual dan pembeli dan dirikanlah Bukalapak. Tidak mudah mengajak orang untuk berjualan di Bukalapak karena pada waktu itu pengguna internet belum sebanyak saat ini, situ serupa pun masih sangat jarang di Indonesia, padahal untuk berjualan di Bukalapak tidak dipungut biaya alias gratis. Kebanyakan pedagang offline tidak mau ribet berjualan lewat internet dan tantangan yang cukup berat ada pada kepercayaan customer pada e-commerce, takut tertipu dll. Tapi Zacky tidak berputus asa, melainkan menciptakan inovasi-inovasi untuk menciptakan kepercayaan antar penjual dan pembeli, misalnya seperti edukasi dengan memberikan penghargaan pada seller dan sering mensosialisasikannya lewat medsos. Hingga dalam waktu tiga tahun jumlah lalu lintas penjual dan pembeli di Bukalapak berkembang pesat. Jika pada awal pendirian Bukalapak Achmad Zacky harus merogoh budgetnya sendiri, kini Bukalapak mendapatkan pendanaan dari beberapa investor seperti Batavia Incubator, IMJ Inverment dll. Ada salah satu pandangan Achmad Zacky yang dapat menjadi petimbangan para intrepeneur dan calon intrepeneur :
“Karena jika Anda bertambah tua, sudah menikah dan memiliki anak, Anda cenderung memiliki lebih pertimbangan dan konservatif. [...] Jika saya harus membangun startup saya dengan bermodalkan nol saat ini, saya mungkin tidak mau mengambil resiko karena saya memiliki istri dan seorang anak perempuan”

      2.       Nadhiem Makariem—Founder Gojek
Kamu pelanggan setia gojek? Tahu bagaimana cerita di balik nama perusahaan yang bergerak di bidang layanan ojek online sebelum akhirnya menjadi se-booming saat ini? Percaya atau tidak, saat ini PT. Gojek Indonesia merupakan startup Indonesia pertama yang memiliki valusi bisnis 1 milyar dolar pada tahun 2016 mulai di rintis dari nol di tahun 2010 oleh Nadhiem Makariem. Pada saat itu Gojek di mulai dengan 30 orang driver. Sebelum mendirikan gojek, Nadhiem sendiri sering menggunakan jasa ojek pangkalan sebagai alat transportasi untuk melakukan berbagai aktivitasnya, karena jika menggunakan mobil akan ‘susah sampai’. Namun ketika sangat di butuhkan, ojek pangkalan sering sulit dicari dan sebaliknya, tarifnya pun tidak pasti kadang 40 ribu kadang 10 ribu. Akhirnya Nadhiem memutuskan untuk memeiliki ojek langganan dan sering mengajak ngopi serta ngobrol-ngobrol dengan ojek langganannya tersebut. Dari  hasil perbincangan tersebut Nadhiem banyak mengetahui tentang masalah yang terjadi dalam transportasi ojek serta kesejahteraan pengemudinya.  Menurutnya permasalahan jasa ojek ini bukan hanya jadi masalahnya, melainkan merupakan problem  fundamental dimana ada supply dan demand yang tidak seimbang. Setelah mendirikan gojek, Nadhiem mengaku banyak belajar dari kesalahan dan kegagalan begitupun juga gojek. “Tidak ada malapetaka yang bisa terjadi pada company teknologi belum terjadi di go-jek”, kata Nadhiem di sambut tawa mahasiswa LSPR. Nadhiem berpendapat bahwa Gojek harus memberikan solusi pada kebutuhan sehari-hari konsumen Indonesia. Nadhiem berharap gojek dapat menginspirasi Indonesia bahwa teknologi dapat memperbaiki kehidupan banyak orang. Walaupun saat ini ada Grab, perusahaan singapura yang merupakan pesaing berat gojek, ini lah pandangan Nadhiem terhadap hal tersebut yang mungkin dapat menjadi inspirasi bagi kita :
“Hal ini benar-benar sulit ketika Anda berada dalam fase, berada di persaingan ini, ketika segala hal saling beradu, bersaing ketat saat ini. Namun Anda menyadari bahwamemang di butuhkan suatu kompetisi untuk menciptakan skala dan membawa perubahan”
                                                  
3    3.       Ferry Unardi—Founder Traveloka
Saat ini siapa yang tidak tahu Traveloka? E-commerce yang bergerak di bidang layanan pemesanan tiket pesawat, kereta, hotel dan berbagai fasilitas menarik lainnya ini didirikan oleh Ferry Unardi tepat pada usianya yang ke 23 pada tahun 2012. Kini, layanannya bukan hanya bisa di nikmati oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina dan Vietnam. Demi mendirikan Traveloka, Ferry Unardi memiih melepaskan pekerjaannya di microsoft dan berhenti dari kuliah S2-nya. Berawal dari masalah-masalah yang terjadi pada saat Ferry sering memesan tiket pesawat semasa kuliah. Sebab ia perlu bolak-balik Amerika-Indonesia ataupun ke beberapa tempat lainnya untuk suatu keperluan. Sulitnya mendapatkan tiket seperti yang di harapkan, sering mengalami putus informasi pada saat memesan tiket misalnya tiba-tiba websitenya error atau tidak ada follow up selanjutnya dari agennya. Dari situlah Ferry melihat suatu peluang untuk memperbaiki sistem dalam layanan ini mulai dari penguatan dari segi websitenya mulai dari maintanance, layout, dan fitur-fiturnya serta dari segi layanannya yang open 24 jam. Traveloka di dirikan pada awalnya hanya mengandalkan skill IT dari Ferry dan temannya yang sama-sama memiliki background engineer. Mulai dari analisis e-commerce, sistem enterprise, coding dan sebagainya. Setelah traveloka di luncurkan,  tantangan terberat saat itu adalah mengembangkan perusahaan dengan jumlah karyawan yang hanya 8 orang. Selain itu, banyak maskapai penerbangan yang tidak mau bekerjasama dengan traveloka. Tetapi Ferry pantang menyerah, ia terus berusaha meyakinkan pihak perusahaan maskapai penerbangan hingga kita bisa memilih maskapai penerbangan apapun di situs atau aplikasi traveloka. Ferry juga memperbaiki layanan customer service sehingga masyarakat lebih leluasa untuk mengajukan berbagai pertanyaan. Hal itu yang membuat traveloka kini terus berkembang dan memiliki nilai valuasi mencapai sekitar 26,3 Triliun Rupiah denga jumlah kunjungan  16,5 juta pengunjuang tiap bulannya. Berikut adalah pernyataan Ferry saat memutuskan membangun sebuah bisnis walaupun pada awalnya dia tidak melihat bahwa dirinya merupakan seorang entrepeneur melainkan seorang engineer :
“Saya ingat ketika semua orang mempertanyakan keputusan saya untuk berhenti, tapi itulah yang harus dilakukan. Berhenti kuliah adalah keputusan yang sangat sulit, baik untuk saya dan pasangan saya karena ia bekerja untuk LnkerdIn pada saat itu dan memiliki saham yang belum sepenuhnya diperoleh. Tapi saya ingat pernah mengatakan, ‘kita (berusia) 23, kita masih cukup muda untuk melakukan kesalahan dan bahwa tidak ada waktu yang lebih baik”

Setiap perusahaan besar tidak mungkin menjadi besar dengan sendirinya, bahkan bagi founder startup sekelas Mark Zukrberg (Founder Facebook). Selalu ada kisah kerja keras, mental challenge, atau bahkan kegagalan yang harus di alami oleh mereka para entrepreneur. Tidak lupa, pemanfaatan teknologi digital yang tepat menjadi andil keberhasilan bisnis di era digital ini, terutama yang paling umum terlihat adalah website dan aplikasi, serta yang pasti ada peran digital marketing yang jitu disana. So, teman-teman satu hal yang berbeda dari era-era sebelumnya kenapa peluang bisnis terbuka lebar saat ini bagi mereka yang mau belajar, bekerja keras dan bekerja cerdas yaitu bahwa sumber informasi sangat melimpah dan mudah di akses oleh siapapun hanya saja permasalahannya ada metode kita untuk mengolah informasi-informasi tersebut menjadi sebuah inovasi dan solusi. Itulah kisah-kisah inspiratif dari beberapa founder startup Indonesia, semoga dapat memotivasi kita dalam memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dalam bidang entrepreneur.

Layanan Pembuatan Website Hanlyn Multi Global

Untuk membangun sebuah bisnis yang berorientasi pada pengembangan di masa depan, sudah tidak aneh lagi jika seorang pebisnis juga membangun sebuah website untuk bisnisnya tersebut. Sama halnya dengan toko offline yang perlu memiliki kelengkapan berjualan, pada website yang di peruntukan untuk bisnis juga memerlukan tools yang perlu di atur dengan tepat agar website bisnisnya memiliki dampak yang maksimal bagi kemajuan bisnisnya di dunia online. Apalagi, kita tidak secara langsung bertemu dengan calon customer, dan bisa di katakan kekuatan berjualan lewat media online khususnya website adalah pada apa yang kita tampilkan, diluar strategi pemasaran penunjang lainnya. Apa saja kah itu? Mari kita bahas detailnya!
1.       Kemudahan Penggunaan Bagi Pelanggan
Cara penggunaan yang rumit pada tampilan website perlu di hindari, hal ini di lakukan untuk menjaga kenyamanan pelanggan yang mengunjungi website kita. Ingat, bahwa tujuan awal pelanggan mencari informasi produk barang/jasa secara online adalah kemudahan. Jika kita malah mempersulit mereka, dengan proses yang bertele-tele dan tidak penting maka kitalah yang akan di tinggal. Mereka akan segera out dari website bisnis kita dan mencari toko lain yang lebih menghemat waktu mereka. Memang tidak ada fitur universal atau design khusus yang dapat menjamin bahwa toko online Anda bisa terangkat popularitasnya karena cara kerja online marketing selalu berkaitan dari satu aspek dengan yang lainnya. Tetapi setidaknya Anda perlu memahami dulu apa tujuan utama dari homepage website Anda dan perlu fokus menampilkan fitur terpenting dari homepage website misalnya kategori produk,  filter dan kemampuan untuk membandingkan beberapa produk sekaligus. Jadi, menyiapkan design menu website bisnis yang sederhana (mudah di gunakan) sesuai dengan tujuan homepage yang dipahami adalah hal penting pertama yang di perlukan sebuah website bisnis.

2.       Mobile friendly
Hal kedua yang perlu di perhatikan dari website bisnis kita masih berhubungan dengan kemudahan dan akses yang lebih flexible dari berbagai perangkat. Untuk menyajikan tampilan yang maksimal,kini website bisnis wajib mobile friendly. Kenapa? Karena kebanyakan pelanggan mengakses toko online bukan hanya dari PC saja, tetapi jiga dari perangkat mobile-nya. Jika tampilan website belum mobile friendly, akan menyulitkan pelanggan untuk mengakses toko online Anda.

3.       Foto yang Original dan High Resolution
Selanjutnya adalah fitur yang dapat menampilkan produk barang/jasa yang ingin kita tawarkan dalam bentuk foto sebaiknya memiliki resolusi yang tinggi dan merupakan hasil real serta original dari bisnis kita sendiri. Hal ini dikarenakan, selain memberikan kejelasan atas visual produk, juga tampilan website bisnis Anda akan terlihat lebih profesional dibanding mengambil foto miliki orang lain ataupun foto yang bersolusi rendah. Sehingga dapat menambah kepercayaan calon konsumen.

4.       Review/Testimoni Pelanggan
Hal yang tidak kalah penting dari sebuah website bisnis adalah testimoni. Dalam jual beli online, testimoni dari pelanggan yang telah memakai produk barang/jasa yang Anda tawarkan cukup berperan dalam keputusan pembelian. Ingat bahwa jual beli yang di lakukan adalah dengan media digital, sehingga kualitas barang/jasa jauh dari ‘pandangan’ pelanggan. Barangkali Anda sendiri enggan membeli barang/jasa yang tidak jelas. Nah, tugas dari fitur testimoni pelanggan ini-lah yang ‘mendekatkan’ gambaran kualitas produk di mata pelanggan. Jangan lupa sertakan testimoni yang memang menggambarkan produk kamu secara akurat alias tidak menipu. Dengan begitu dorongan take action pelanggan untuk membeli bisa semakin besar.

5.       Social Media Links
Dalam website bisnis Anda, jangan lupa untuk menyertakan link social media, ataupun langsung connect dengan social media dari bisnis Anda. Kenapa? Karena ini merupakan bagian upaya untuk mendapatkan kepercayaan calon customer. Secara umum customer online memiliki karakter journey kepercayaan yang lebih panjang sebelum akhirnya membeli produk dan melakukan repeat order. Adanya social media dari toko online Anda, dapat menunjukan keseriusan dan keterbukaan  Anda terhadap bisnis yang di jalankan. Tanpa social media proof, kepercayaan calon customer online menjadi kurang maksimal. Selain itu, link social media membuat calon customer pun lebih mudah berhubungan dengan toko Anda karena mereka tidak selalu membuka browser.

6.       Fitur Keamanan (Trustmarks)
Fitur keamanan juga penting bagi toko online Anda, karena Anda juga pelanggan Anda melakukan transaksi jual beli di internet. Artinya data-data pelanggan sangat rentan untuk di retas dan juga di salah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karenanya dengan menyertakan fitur trustmark seperti kepemilikan sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) & Firewall di tampilkan dalam sebuah icon di halaman website bisnis Anda akan menambah rasa aman dan nyaman dari pelanggan sehingga satu poin plus lagi untuk menghapus keraguan pembeli.

7.       Berita produk & penawaran khusus
Para pelanggan sebenarnya banyak yang lebih senang mencari sudut berita prduk terbaru ataupun produk yang sedang diskon di banding harus men-scroll/searching satu-persatu barang/jasa yang ada dalam website. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki waktu banyak untuk berbelanja. Dengan adanya halaman khusus untuk ini, bisa menjadi trigger untuk mengundang pelanggan datang kembali ke website bisnis Anda dan memilih produk Anda sebagai produk pilihan rutin mereka.

8.       Wish List & Log in
Rasanya sebuah wesbite bisnis tidak lengkap jika tidak ada fitur wishlist. Karena kemudahan masih paling utama dalam perjual belian online, maka dengan adanya wish list, pelanggan tidak perlu repot lagi untuk memilih barang jika seandainya ingin membeli produk di waktu kemudian. Tinggal log in saja dan masukan barang/jasa yang ingin di beli ke dalam wish list, ketika log out barang yang di pilih masih tersimpan dan jika di hari kemudian log ini kembali pelanggan tidak lupa dengan barang yang di inginkan bahkan bisa langsung melakukan pembelian. Fitur ini pun sebenarnya juga bermanfaat untuk pemasaran, karena menjadi pengingat tentang adanya barang/jasa yang pelanggan inginkan sebelumnya. Ini bisa mendorong keinginan untuk membeli.

9.       Kemudahan Proses dan Pilihan Pembayaran
Kemudian, lanjut pada proses pembayaran. Fitur pembayaran pada wesbite bisnis di usahakan menyajikan proses dan pilihan yang mudah serta terjangkau oleh pelanggan. Mudah artinya tidak berbelit-belit, dan terjangkau artinya pilihan caranya masih familiar di miliki oleh kebanyakan orang di negara/wilayah masyarakat yang di jadikan target pasar. Jangan sampai karena pilihan proses dan pilihan pembayaran rumit dan tidak terjangkau, pelanggan jadi enggan membeli. Ingat bahwa pelanggan Anda datang dari berbagai kalangan dan karakter, tidak semuanya memiliki ketahanan untuk mencari tahu cara pembayaran yang rumit dan berjuang menjangkau cara pembayaran yang tidak mereka miliki. So, apa salahnya kita menyediakan fitur pembayaran yang mudah dan terjangkau?

10.   Chatting Online & Kontak Informasi
Sebelum membahas poin terakhir, fitur yang satu ini sebenarnya termasuk fitur inti, yakni kontak informasi dan live chatting. Bayangkan jika dalam sebuah website bisnis tidak ada fitur kontak informasi & chatting online!
Fitur chatting online tentu saja berfungsi untuk melayani konsumen saat ini yang datang tidak kenal tempat dan waktu. Jika saat ini Anda memiliki bisnis online yang masih terikat jam kantor dan hari libur kantor pada umumnya, sangat mungkin pelanggan pindah ke toko lain.  Nah dari pada seperti itu, fitur live chatting ini bisa di pasang pada website bisnis Anda. Sementara itu, kontak informasi berguna untuk laporan atau konsultasi lebih pada hal-hal yang bersifat non pembelian, misalnya keluhan, saran, pengajuan kerjasama dll. Sehingga audiens tidak bingung saat hendak ingin menghubungi pihak dari bisnis kita secara lebih struktural.

11.   Fitur FAQ & Kebijakan Pengembalin Barang
Dan terakhir adalah fitur FAQ (Frequently Asked Questions) dan kebijakan pengembalian barang. Fitur FAQ sangat bermanfaat bagi pelanggan online. Tidak percaya? Jangan lupa bahwa customer online adalah orang yang quriousity terhadap produk Anda. Ketika hendak mencari tahu tentang bisnis Anda, seringkali pertanyaan yang muncul umumnya hampir samatetapi kurang bisa terjawab dari fitur-fitur yang ada pada website. Sehingga perlu di perjelas dalam bentuk tulisan agar customer merasa terbantu untuk memastikan pertanyaannya. Begitu pula dengan fitur kebijakan pengembalian barang.  Dengan adanya fitur tersebut, pelanggan tidak lagi was-was jika seandainya barang tidak sesuai dengan perjanjian.  Ini akan memberikan dorongan pembelian yang lebih tinggi lagi karena pelanggan merasa aman dan tidak akan di rugikan.

Jadi bagaimana teman-teman, apa ada hal penting lain yang belum di sebutkan dalam blog ini? Tulis di kolom komentar atau kunjungi medsos kami di instagram, twitter dan facebook. Jika tulisan ini bermanfaat boleh juga teman-teman share.

Desain Grafis Hanlyn Multi Global

Ya benar, apa pentingnya desain grafis bagi perusahaan apalagi bisnis kecil yang baru mulai berkembang? Masih banyak para pebisnis yang tidak menyadari kekuatan desain grafis dalam upaya branding ataupun pemasaran sehingga tidak terlalu ambil pusing dengan hal ini. Padahal kebutuhan akan desain grafis sudah dapat kita rasakan sehari-hari, bagi perusahaan, lembaga atau organisasi apapun yang membutuhkan ruang publik untuk berkembang.  Hampir di setiap aspek kehidupan masyarakat memerlukan desain grafis, contohnya logo di setiap produk kebutuhan sehari-hari, brosur produk makanan, kecantikan, hingga perumahan, atau di bidang pendidikan misalnya desain buku pelajaran dan masih banyak lagi. Kenapa? Hal ini sebenarnya karena kekuatan desain grafis itu sendiri. Tetapi sayangnya masyarakat kita masih cenderung belum terbiasa mengaktifkan kekuatan tersebut. Khususnya di bidang komersil, asal usahanya bisa berjalan logo di buat seadanya atau membuat logo yang mirip dengan logo dari brand terkenal. Tentu saja, kekuatan sebuah desain grafis tidak bisa muncul untuk membantu meningkatkan kepopuleran brand maupun kepercayaan publik pada bisnis Anda. Coba Anda perhatikan beberapa brand handphone atau produk pakaian tertentu. Diantaranya pasti ada brand yang di tiru dan ada brand yang menjadi peniru. Mengapa brand tersebut bisa di tiru oleh brand lain? Tentunya karena desain handphone atau baju tersebut. Tidak hanya dari bentuk fisik tetapi juga fitur di dalamnya bagi handphone ataupun dari segi bahan bagi pakaian. Itulah salah satu kekuatan desain. Meskipun pada dasarnya semuanya adalah handphone atau pakaian, akan tetapi desain membuat setiap handphone berbeda. Oleh karena itu desain grafis perlu di rencanakan dengan baik.
 Desain grafis sendiri sangat erat hubungannya dengan persepsi, citra dan juga komunikasi. Maka, hasil desain grafis yang baik adalah desain yang dapat menggabungkan ketiga hal tersebut dalam sebuah gambar. Desain grafis terdiri dari dua suku kata, yakni desain yang artinya proses menciptakan objek baru dan grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan penyajian konten. Sehingga desain grafis merupakan suatu bentuk komunikasi visual berupa gambar yang di gunakan untuk menyampaikan pesan secara efektif.  Berikut adalah alasan mengapa perusahaan membutuhkan desain grafis yang baik untuk mendapatkan kekuatan desain grafis yang maksimal.


1.       Membangun Branding
Desain grafis merupakan hal penting yang menjadi bagian dari sebuah bisnis/perusahaan. Desain grafis dapat menciptakan peningkatan dalam penjualan dan menuntut pelanggan untuk membeli produk yang perusahaan Anda tawarkan. Hal ini karena dalam sebuah desain grafis, dapat memuat tentang pesan maupun citra  yang ingin perusahaan Anda sampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, desain grafis yang baik merupakan salah satu strategi marketing yang efektif.

2.       Strategi Persuasi
Pekerjaan seorang desain grafis dapat di bilang seperti pakar strategi yang ingi mencapai sesuatu melalui karyanya. Dengan mengacu pada tujuan perusahaan dan pasar yang di tuju seorang desain grafis dapat merancang sebuah karya yang bersifat membujuk sekaligus memiliki estetika. Karena pada dasarnya desain grafis adalah seni untuk mempengaruhi dan meningkatkan minat terhadap sesuatu yang digambarkannya. Bahkan seringkali alasan kebanyakan orang membeli suatu produk adalah karena media dan desain grafis yang memukau.

3.       Memperkuat Pesan
Point ke tiga ini dapat dihubungkan dengan point 1 dan 2, karena desain grafis yang baik juga dapat di gunakan untuk menampilkan pesan mengenai produk barang atau jasa yang Anda tawarkan agar lebih tepat sasaran melalui gambar ataupun goresan garis dan warna. Karena desain grafis memiliki kekuatan untuk mendeskripsikan dan menimbulkan respon dari orang-orang dibanding dengan berlembar kata-kata yang sama dengan tujuan yang sama pula.

4.       Menghemat Waktu
Tanpa disadari para pelaku bisnis seringkali terbuang waktunya karena hasil desain yang di buat secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan selera pasar karena desain akan cepat terlupakan dan meninggalkan kesan yang lemah. Sehingga kita perlu membuat desain ulang mulai dari logo, kartu nama, website, brosur maupun company profile. Padahal di tangan desain grafis yang profesional logo hingga company profile dapat di desain dengan pertimbangan lebih matang dan pengerjaan yang lebih cepat agar dapat tepat sasaran. Hal ini di karenakan seorang graphic designer yang profesional memiliki pengetahuan dan pengelaman tentang konten visual apa yang cocok mewakili identitas dan makna yang ingin di sampaikan oleh perusahaan, tetapi masih sesuai dengan selera pasar dan bisa bertahan lama. Jika Anda memiliki ide atau kreatifitas untuk mendesain, maka hal ini pun akan sangat berguna bagi graphic designer karena dalam proses pembuatan sebuah desain grafis di butuhkan diskusi yang positif untuk mendapatkan hasil terbaik.  Karena dengan desain yang terencana dan tepat sasaran tentunya dapat memberikan manfaat bagi perusahaan.

Kini teman-teman sudah tahu mengapa desan grafis di perlukan bagi setiap perusahaan bahkan organisasi/lembaga non profit untuk mencapai tujuannya. Dengan mengetahui apa sebenarnya desain grafis dan pengaruhnya terhadap tujuan perusahaan, lembaga/organisasi semoga teman-teman bisa merencanakan dan mendapatkan manfaat yang lebih besar dari desain grafis yang baik. Beberapa jenis desain grafis yang biasanya di gunakan untuk keperluan bisnis adalah desain logo, brosur, banner ads, company profile, dan name card. Hanlyn Multi Global adalah salah satu perusahaan IT dan Multimedia di Bandung yang mengoerientasikan layanan kami untuk memudahkan serta  menjadi bagian dari kemajuan ekonomi masyarakat Indonesia di berbagai level bisnis. Sehingga jangan ragu untuk mengkonsultasikan kebutuhan digital maupun layanan desain grafis Anda kepada kami dengan mengunjungi website kami www.hanlynmultiglobal.com.


Layanan Digital Marketing Hanlyn Multi Global
Fakta bahwa kenaikan jumlah pengguna internet sangat signifikan, membuat digital marketing seakan bukan lagi menjadi alternatif pilihan cara marketing yang kesekian. Tetapi para pebisnis tampaknya sudah wajib menggunakan digital marketing untuk membesarkan apapun jenis usahanya. Campaign-campaign untuk segera beralih ke dunia digital sudah sangat sering kita lihat dan dengar dimana-mana. Sebenarnya apa sih peran digital marketing untuk sebuah bisnis? Jangan sampai kita hanya ikut-ikutan tanpa di barengi dengan dasar pengetahuan atau wawasan yang cukup mengenai digital marketing itu sendiri. Karena setiap langkah bisnis yang akan diambil akan mengandung dampak-dampak yang berpengaruh bagi kegagalan dan keberhasilan bisnis kita. Jangan hanya karena para agency ataupun melihat orang lain sudah menggunakan teknologi digital maka lantas kita jadi ingin ikutan saja. Eits, hati-hati jangan-jangan pengetahuan ataupun sistem yang telah disiapkan teman kita itu sudah jauh lebih dalam ketika terjun menggunakan teknologi digital sehingga tentu hasilnya akan berbeda dengan mereka yang level pendalaman terhadap teknologi digitalnya lebih tinggi. Jangan sampai yang tadinya ingin untung, malah jadi buntung! Banyak dari kita tergiur dengan keberhasilan dan manfaat yang di suguhkan teknologi digital khususnya dalam dunia digital marketing tetapi terlalu malas untuk sedikit mendalami dunia digital marketing secukupnya saja. Sehingga ketika gagal hanya bisa menyalahkan agency digital marketing atau langsung putar arah ke cara konvensional lagi. Jika digital marketing di ibaratkan sebagai obat (solusi) bagi kebuntuan dunia marketing konvensional, maka yang perlu di ingat bahwa setiap obat juga berpotensi menjadi racun. Semuanya tergantung bagaimana cara kita menggunakannya berdasarkan pengetahuan yang kita miliki. Oleh karena itu sebelum masuk pada pembahasan mengenai peran digital marketing bagi ekonomi bisnis di Era Industri 4.0, lebih baik kita perjelas terlebih dahulu apa yang di maksud dengan digital marketing/pemasaran secara digital agar pembahasan menjadi lebih jelas dan fokus.

Marketing sendiri adalah kegiatan pemasaran meliputi perencanaan dan penerapan konsep penetapan harga, promosi dan distribusi. Sementara digital marketing adalah strategi/cara promosi menggunakan internet dengan berbagai media digital seperti website, aplikasi, blog, social media (whatsapp, line, facebook, instagram dsb). Tujuannya adalah agar bisa menjangkau konsumen lebih cepat dan tepat waktu. Nah, dari sini kita mendapatkan clue bahwa digital marketing adalah salah satu bagian dari kegiatan marketing yakni adalah strategi promosi. Sekarang, pertanyaanya adalah, apakah promosi itu? Apa hanya sekedar memberi tahu orang-orang tentang produk kita? Kalau begitu, kenapa di perusahaan-perusahaan besar promosi di buat menjadi satu team atau satu divisi tersendiri yang berarti memerlukan pemikiran dan action dari banyak orang?

Untuk mengetahui pengertiannya coba kita bandingkan dari kedua ilmuwan ini. Menurut Boone dan Kurtz (2002 : 129), promosi adalah proses menginformasikan, membujuk, mempengaruhi suatu keputusan pembelian. Sedangkan menurut Rambat Lupiyoadi (2006 : 120) promosi adalah salah satu variable dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasa.  Kegiatan promosi bukan hanya sebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen melainkan juga sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan keinginan kebutuhannya. Dari kedua pengertian tersebut dalam diketahui bahwa sebenarnya digital marketing merupakan proses yang kompleks dan juga kontinu. Karena balik pemilihan strategi promosi menggunakan media digital terlebih dahulu di perlukan rancangan konsep bagaimana proses komunikasi yang dapat menginformasikan, membujuk, mempengaruhi suatu keputusan pembelian agar sesuai dengan keinginan kebutuhan calon customer. Hal ini nantinya akan mempengaruhi desain, konten dan media digital apa saja yang di pilih.

                Tetapi kenapa digital marketing yang dipilih? Penting di ketahui bahwa peralihan dari media konvensional ke digital bukan hanya di dorong oleh dari para agensi-agensi pemasaran, pengusaha atau pemilik bisnis, tetapi yang lebih mendasar dari itu yakni konsumen yang ritme hidupnya semakin cepat. Bagi konsumen yang ritme hidupnya semakin cepat, kemudahan menjangkau kebutuhannya adalah menjadi hal yang sangat penting, sehingga iklan digital/digital ads seperti google ads, facebook ads, instagram ads, banner ads sangatlah penting. Sehingga ketika mereka membutuhkan suatu produk barang atau jasa mereka tidak perlu repot berkeliling mencari penjual, hanya perlu handphone, tablet ataupun pc yang di gunakan secara mobile. Lalu ketemu!

                Saat ini berapa banyak pengguna aktif mesin pencari google dan media sosial seperti facebook serta instagram di Indonesia bahkan di dunia? Sepertinya memang benar, bahwa konsumen kita kini berada di dunia digital. Maka dari itu tawarkan dan buatlah toko kita lebih dekat dengan mereka di dunia digital. Bagi pemilik usaha sendiri, menggunakan media digital untuk pemasaran dapat menjadi cara yang lebih efektif. Terhubung dengan konsumen yang sudah tertarget atau di tentukan kriterianya sesuai rencana bisnis masing-masing melalui media sosial lebih terjangkau dan mudah dari pada menggunakan media cetak. Jenis dan budget dari digital marketing ini pun terbuka untuk berbagai level usaha mulai dari usaha kecil, menengah dan usaha yang sudah besar. Misalnya Anda memiliki bisnis online shop dengan produk pakaian, di banding mencetak iklan di koran misalnya yang hanya bisa di lihat secara monoton dan butuh beberapa step untuk calon customer menghubungi kontak Anda, dengan iklan instagram yang bisa berupa video atau foto slide yang menarik, satu kali klik saja maka audiens yang merupakan potensial customer bisa mengunjungi website atau profil di instagram untuk melihat lebih lanjut produk-produk Anda. Brand dari perusahaan Anda juga perlahan bisa menjadi brand top of mind karena selalu muncul dan terlihat menarik di website manapun ketika pengguna internet menggunakan google dan membuka website jika Anda menggunakan google ads atau banner ads.

Hal yang sangat penting dan dapat pula di bilang cukup mendasar dalam digital marketing adalah website yang kita kelola. Kita harus bijak dalam mengelola website, sebab website adalah representasi dari bisnis dan brand suatu perusahaan. Pastikan bahwa website yang kita miliki memiliki target pasar yang jelas, mudah ditemukan dan termasuk daftar pencarian teratas, informasi di dalamnya up to date, banyak saluran komunikasi yang memudahkan customer menghubungi kita dan terakhir, pastikan terhubung dengan strategi pemasaran lain. Selain itu, hal ini juga berhubungan dengan desain grafis yang ditampilkan. Karena seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa digital marketing merupakan cara/strategi promosi, dan promosi sendiri merupakan sebuah proses yang terhubung dengan berbagai aspek yang dapat menginformasikan, membujuk, mempengaruhi suatu keputusan pembelian agar sesuai dengan keinginan kebutuhan calon customer. Dari penjelasan diatas dari kita simpulkan bahwa peran penting digital marketing terdapat pada pembangunan bisnis dan brand secara efektif yang berefek pada keputusan pembelian customer. Sehingga penting bagi pebisnis masa kini untuk tidak ‘gagap’ teknologi digital untuk kepentingan usahanya.  Tetapi kembali lagi pada asumsi dasar bahwa promosi yang merupakan rangkaian proses kegiatan yang kompleks dan kontinu/tidak cukup sekali. Bukan berarti kita harus menggunakan semua media digital marketing secara sekaligus, hanya saja perlu ketepatan waktu dan media yang di pilih. Jika kita masih baru, kita bisa mulai perlahan sambil mencari cara dan media terbaik dalam digital marketing. Hanlyn Multi Global sebagai perusahaan Teknologi Infomasi dan Multimedia hadir untuk mendukung pembangunan ekonomi industri 4.0, kami siap memberikan layanan terbaik untuk Anda karena spirit kami adalah melakukan perbaikan terus menerus dari segi sistem maupun layanan. Anda dapat mengkonsultasikan kebutuhan digital marketing Anda kepada kami melalui media sosial atau whatsapp kami yang tercantum di website www.hanlynmultiglobal.com

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Ollustrator. Diberdayakan oleh Blogger.